Saya lebih kenal dekat dengan anda,
lebih dulu daripada dirinya. Saat saya dan anda setiap hari selalu
terbawa mengalir oleh sebuah percakapan didunia maya. Percakapan kecil
yang mendekatkan anda dengan saya. Saya sendiri merupakan orang sangat
susah untuk tertarik bercakap-cakap terlalu lama bersama siapapun.
Bahkan, dengan kawan saya, saya tetap seperti itu,
tetapi, kali ini berbeda dengan anda. Anda membuat saya dapat bertahan
lama, dan sedikit canggung untuk mengakhiri percakapan diantara
kita. Anda dapat membuat saya tertawa, meskipun hanya sekedar
didalam percakapan tidak langsung.
Apakah
anda ingat? Kita juga sering mendapatkan special moment di waktu-waktu
tertentu. Bertatap mata, setiap menatap anda, entah apa yang
membuat saya sangat tidak kuasa menahannya. Seakan-akan ada pelangi
dimata anda, yang membuat saya cepat-cepat mengalihkannya kearah
lain, tak kuasa menahan tatapannya. Anda juga sering tidak
sengaja, mendapatkan moment berbicara dengan saya, meskipun
secara tidak sengaja.
Lama waktu berlalu, percakapan terus mendekatkan kita. Sampai pada
saatnya, orang itu datang. Siapa dia? Saat itu saya tidak
tahu. Saya kira orang itu, seseorang yang akan membantu kita untuk
menjalin hubungan yang lebih serius. Orang itu pandai, baik
hatinya. Saya terlalu mempercayainya, menganggapnya seorang
teman, yang dapat menjalin pertemanan yang baik dengan saya.
Waktu berlalu, kami menjadi lebih sering bercakap. Meskipun dengan
adanya orang baru itu, percakapan kami tidak terlalu terganggu.
Waktu terus berganti, entah kenapa perasaan saya berubah. Saya
menjadi tidak enak dapat berada diantara mereka. Entah kenapa, saya
menjadi merasa seperti pengganggu. Apa yang terjadi? Sedekat apa
hubungan mereka hingga saya menjadi merasa seperti ini? Kenapa saya
yang merasa seperti pengganggu?... To be Continued.