Kembali aku menulis sebuah surat yang tersirat untuk
seseorang yang menurut ku istimewa.
Kamu? Maaf, untuk kali ini aku tidak dapat menulis
tentang ‘kamu’ disini, karna, aku mempunyai seseorang yang posisinya lebih
dari sekedar manusia biasa dihati dan otak ku.
Seseorang yang mampu membuat suasana menegangkan dan kurang berkenan
dihati, menjadi lebih indah dan
berwarna. Itu dia. Mari kita jelajahi dirinya secara mendetail.