Yo,
selamat datang diumur lima belas,
Teman. Selamat bertambah umur dan
berkurang usia. Sudah seharusnya
sekarang kamu melepaskan semua sifat kekanak-kanakan mu. Membiasakan diri tidur malam tanpa
dininabobokan oleh dongeng-dongeng atau kawan tidur
disamping mu untuk menemani mu melewati gelap malam dan lekas terlelap. Tenang saja,
kamu tak pernah terlihat seperti anak-anak atau bocah dimata ku. Kamu selalu terlihat hebat dan mandiri, selalu pantas dan layak untuk dijadikan
panutan oleh orang sekitar mu.
Apa kabar, Teman?.
Kapan terakhir kali kita berbincang-bincang, bersenda gurau, melepas penat, dan tertawa bersama baik di Sekolah tempat
kita menimba ilmu, di Kafe tempat kita
biasa mengisi perut dengan cemilan,
ataupun di base camp tempat
pilihan terakhir untuk bermalas-malasan; kamar ku? Ahaha..
Aku bahkan lupa. Ya aku rindu
tawa mu, senyum mu, kesabaran penuh mu, baik perhatian atau kebijakan mu disetiap
kali aku membagi masalah, bercerita tentang hal hal yang sulit ku hadapi
sendiri. Bagaimana cara mu berdiri
disamping ku untuk menemani ku melalui semua masalah seperti awal-awal
kedekatan kita. Bagaimana cara mu selalu
berusaha meluangkan waktu untuk ku ditengah kesibukan mu. Aku rindu semua tentang mu.