Kamu salah, kamu
salah ketika menilai dia, bahwa dia itu kepo.
Dia hanya sekedar ingin tahu.
Ingin tahu dari suatu hal yang tidak pernah diketahuinya. Semacam kabar dari mu, yang terus ia tunggu dan ia harapkan datang
begitu saja menghampirinya, namun
apa?. Tidak dengan rasa terpaksa, namun dengan rasa sayangnya ia penasaran
sebegitu rupa kepada kabar dari dirimu.
Apa yang salah dari seseorang yang tulus menyayangimu dan ingin tahu
tentang dirimu? Salahkah ia ketika kamu
yang sudah menghilangkan hal yang menjadi kebiasaannya untuk diketahui, seperti kabar darimu? Kamu yang salah, sayang.