Kalian salah,
kalian hanya menilai dirinya dari luarnya. Dilihat sekilas, dia orang yang dingin kepada siapa saja, orang yang keras kepala, menyebalkan,
tidak terlalu rupawan, apa itu
salah? Tidak, itu benar, tapi masih banyak juga kelebihan dia yang
tidak pernah kalian ketahui, hanya
orang-orang terdekatnya yang dapat memuji dan membangga-banggakan dia.
Dia
orang yang di-anugerahkan otak yang cerdas,
selalu mendapat nilai-nilai yang memuaskan dan mendapatkan posisi juara
yang ia inginkan. Terkadang, ketika saya mengalami masa-masa dinaikan
derajatnya oleh tuhan dengan cara tuhan mengecilkan nilai-nilai saya, hanya dengan mengingat dirinya, semangat saya untuk dapat mengalahkannya tak
kunjung patah, selalu semangat ini menaik
tiap kali mengingat dirinya itu, bodoh memang, tapi hanya dia yang mampu membuat saya
terlihat bodoh.
Dia
juga lucu, seringkali, hanya dengan melihat ia membuat lelucon
kepada kawan-kawannya, saya ikut
tertawa, saat saya tertawa sendiri
seperti itu, tak jarang, saya merasakan dia menoleh pada diri
saya, saya yang tak tahan melihat
wajahnya, cepat-cepat membuang muka dari
dirinya. Lewat interaksi saya dengan
dirinya dia juga seperti itu, sering
membuat saya tertawa sendiri didepan komputer, orang yang humoris menurut ku, bodoh
memang, tapi hanya dia yang mampu
membuat saya terlihat bodoh.
Dia
juga asyik, hanya dengan melihat dia
berbincang dengan kawan-kawan didekatnya,
sudah terlihat jelas, dia orang
yang asyik. Rasa penasaran saya yang
lumayan besar ingin tahu tentangnya,
membuat saya ingin tahu, seberapa
jauh tingkat ke-asyik-an dia lewat interaksi saya dengannya. Ternyata benar, saya benar-benar tidak pernah jenuh
berinteraksi dengannya, bodoh memang, tapi hanya dia yang mampu membuat saya
terlihat bodoh.
Dia
juga orang yang seringkali membuat rasa penasaran saya membeludak tinggi. Dia sering sekali menceritakan tentang seseorang
yang sangat special sepertinya, tapi tidak pernah ia beritahu namanya. Rasa penasaran bercampur rasa kesal, saya tak jarang marah-marah sendiri didepan
layar komputer, bodoh memang, tapi hanya dia
yang mampu membuat saya terlihat bodoh.
Dia
tidak rupawan? Entah mengapa, menurut saya,
penilaian kalian itu salah. Hanya
dengan melihat dia melangkah, entah
kenapa saya melihat dirinya berbeda dengan yang lain. Dia tampak begitu, bersinar. Saat dia berbicara juga, seperti melantunkan nada-nada yang
indah, yang selalu terngiang difikiran
saya. Saat dia menatap kawan, guru,
atau adiknya juga, seakan-akan
ada pelangi disetiap tatapannya itu,
yang terkadang juga secara tidak sengaja, seperti tatapan indah itu tersampaikan pada
saya.
Tidak
dilebih-lebihkan, menurut saya memang
seperti itu dirinya, terkadang saya
bingung, kenapa masih ada orang yang dapat
menyebutnya itu tidak menarik?. Dari
sekian banyak sifatnya itu, tidak dapat
saya jelaskan satu per-satu lewat tulisan,
saya hanya dapat selalu memikirkan keanehan yang ada pada dirinya
itu, yang menurut orang-orang tidak ada
menariknya, tapi kenapa berbeda dimata
saya?. Hanya keanehan bercampur
keindahan ciptaan tuhan yang terdapat dibenak saya, ketika saya mengingat diri anda. Ciptaan tuhan yang sedikit lebih saya
sanjungkan, anda benar-benar membuat
saya selalu terlihat bodoh. Anda benar-benar lebih unik dari sekian juta
ciptaan tuhan yang saya lihat, anda
berbeda, bodoh memang, tapi hanya dia yang mampu membuat saya terlihat bodoh.