Minggu, 24 Februari 2013

Bodoh memang.



            Kalian salah,  kalian hanya menilai dirinya dari luarnya.  Dilihat sekilas,  dia orang yang dingin kepada siapa saja,  orang yang keras kepala,  menyebalkan,  tidak terlalu rupawan,  apa itu salah?  Tidak,  itu benar,  tapi masih banyak juga kelebihan dia yang tidak pernah kalian ketahui,  hanya orang-orang terdekatnya yang dapat memuji dan membangga-banggakan dia.  


Dia orang yang di-anugerahkan otak yang cerdas,  selalu mendapat nilai-nilai yang memuaskan dan mendapatkan posisi juara yang ia inginkan.  Terkadang,  ketika saya mengalami masa-masa dinaikan derajatnya oleh tuhan dengan cara tuhan mengecilkan nilai-nilai saya,  hanya dengan mengingat dirinya,  semangat saya untuk dapat mengalahkannya tak kunjung patah,  selalu semangat ini menaik tiap kali mengingat dirinya itu,  bodoh memang,  tapi hanya dia yang mampu membuat saya terlihat bodoh.

Dia juga lucu,  seringkali,  hanya dengan melihat ia membuat lelucon kepada kawan-kawannya,  saya ikut tertawa,  saat saya tertawa sendiri seperti itu,  tak jarang,  saya merasakan dia menoleh pada diri saya,  saya yang tak tahan melihat wajahnya,  cepat-cepat membuang muka dari dirinya.  Lewat interaksi saya dengan dirinya dia juga seperti itu,  sering membuat saya tertawa sendiri didepan komputer,   orang yang humoris menurut ku,  bodoh memang,  tapi hanya dia yang mampu membuat saya terlihat bodoh.

Dia juga asyik,  hanya dengan melihat dia berbincang dengan kawan-kawan didekatnya,  sudah terlihat jelas,  dia orang yang asyik.  Rasa penasaran saya yang lumayan besar ingin tahu tentangnya,  membuat saya ingin tahu,  seberapa jauh tingkat ke-asyik-an dia lewat interaksi saya dengannya.  Ternyata benar,  saya benar-benar tidak pernah jenuh berinteraksi dengannya,  bodoh memang,  tapi hanya dia yang mampu membuat saya terlihat bodoh.

Dia juga orang yang seringkali membuat rasa penasaran saya membeludak tinggi.  Dia sering sekali menceritakan tentang seseorang yang sangat special sepertinya,  tapi tidak pernah ia beritahu namanya.  Rasa penasaran bercampur rasa kesal,  saya tak jarang marah-marah sendiri didepan layar komputer,  bodoh memang,  tapi hanya dia yang mampu membuat saya terlihat bodoh.

Dia tidak rupawan?  Entah mengapa,  menurut saya,  penilaian kalian itu salah.  Hanya dengan melihat dia melangkah,  entah kenapa saya melihat dirinya berbeda dengan yang lain.  Dia tampak begitu,  bersinar.  Saat dia berbicara juga,  seperti melantunkan nada-nada yang indah,  yang selalu terngiang difikiran saya.  Saat dia menatap kawan,  guru,  atau adiknya juga,  seakan-akan ada pelangi disetiap tatapannya itu,  yang terkadang juga secara tidak sengaja,  seperti tatapan indah itu tersampaikan pada saya. 

Tidak dilebih-lebihkan,  menurut saya memang seperti itu dirinya,  terkadang saya bingung,  kenapa masih ada orang yang dapat menyebutnya itu tidak menarik?.  Dari sekian banyak sifatnya itu,  tidak dapat saya jelaskan satu per-satu lewat tulisan,  saya hanya dapat selalu memikirkan keanehan yang ada pada dirinya itu,  yang menurut orang-orang tidak ada menariknya,  tapi kenapa berbeda dimata saya?.  Hanya keanehan bercampur keindahan ciptaan tuhan yang terdapat dibenak saya,  ketika saya mengingat diri anda.  Ciptaan tuhan yang sedikit lebih saya sanjungkan,  anda benar-benar membuat saya selalu terlihat bodoh.  Anda benar-benar lebih unik dari sekian juta ciptaan tuhan yang saya lihat,  anda berbeda,  bodoh memang,  tapi hanya dia yang mampu membuat saya terlihat bodoh.